10 Cara Ajak Anak Cintai Bumi

Kita semua perlu peduli dan mencintai lingkungan, termasuk si-kecil juga bisa! Apalagi anak-anak adalah generasi penerus yang akan hidup lebih panjang menikmati bumi yang indah. Apa yang bisa Anda ajarkan padanya?

  1. Buang Sampah di Tempatnya
    Bencana banjir yang sering terjadi belakangan ini bisa Anda jadikan contoh akibat buang sampah sembarangan. Ajarkan anak membuang sampah pada tempatnya. Jangan lupa sediakan tempat sampah di beberapa sudut rumah, seperti kamar tidur, ruang keluarga, ruang bermain agar mempermudah dia untuk menemukan tempat sampah. Juga sediakan tempat sampah kecil di dalam mobil –sampah bungkus makanan tidak dibuang ke jalan tentunya!
Beri pemahaman akan dampak negatif sampah seperti banyak kuman dan bisa mendatangkan penyakit atau bisa menyebabkan banjir.
  1. Membersihkan Halaman Rumah
    Biasanya si bibi atau mbak yang bertugas membersihkan halaman rumah dari sampah dedaunan. Sesekali ajak anak bersama Anda membersihkannya. Minta dia menyapu atau mengambil daun-daun yang jatuh ke tanah. Anda dapat menjelaskan bahwa membersihkan halaman rumah merupakan bentuk dari cinta pada lingkungan yang bersih. Untuk menambah keseruan, ajak dia untuk menghitung daun yang sudah dikumpulkan, lalu menimbun daun-daun tersebut agar bisa ‘berubah’ menjadi pupuk.
Untuk menjaga kesehatan si kecil, gunakan masker. Setelah aktivitas bersih2 selesai, segera cuci tangannya.
  1. Memelihara Binatang Peliharaan
    Kelinci merupakan binatang peliharaan yang aman untuk anak-anak. Mereka juga bisa dilatih menjadi sahabat untuk anak. Layaknya sahabat, anak bisa diajarkan bagaimana memelihara, mencintai dan menyayangi binatang. Misalnya memberi makan dan minum, memandikan, bermain bersama, mengelus dan tidak memukul. Cara ini merupakan salah satu trik mengajarkan anak untuk mencintai makhluk hidup lain di luar manusia.
Sedikit tips agar si kecil aman bermain dengan hewan piaraan
Tips Agar Si Kecil Aman Main dengan Hewan Peliharaan
  1. Ayo, Menanam Tanaman!
    “Manfaatkan” anak yang haus pengalaman dan petualangan untuk menanam tanaman bersama. Ajarkan juga untuk merawat tanamannya. Bila tanaman kelak berkembang subur, dia boleh dapat hadiah.
Tambahkan sedikit pengatahuan tentang tanaman misalnya nama tanaman yg dia tanam atau sirami.
  1. Ajarkan Hemat Air
    Dengan membiasakan mematikan keran saat sikat gigi, anak belajar menghemat air bersih, begitu juga ketika mandi. Tak apa untuk membawa bebek karetnya, atau mobilan amfibinya ke kamar mandi, namun cukup siapkan seember kecil air untuk bermain dan jangan berikan lagi bila airnya dibuang percuma. Katakan padanya, bebek tak dapat berenang lagi bila airnya habis terus menerus dibuang.
salah satu trik yg bisa digunakan agar si kecil tidak membuang2 air. Anak biasanya suka bermain2 dengan air, pemahaman hemat air akan lebih mudah dicerna anak dengan memberikan contoh kasus.
  1. Membawa Makanan dan Minuman Sendiri
    Membeli jajanan atau camilan di luar rumah pasti akan menggunakan plastik kemasan yang akan terbuang menjadi sampah. Biasakan anak membawa bekal makanan dan minuman dari rumah. Atau membawa wadah sendiri dari rumah untuk membawa makanan dan minuman yang akan dibeli nanti.
Bisa dilakukan dengan membawa tempat bekal/makanan saat si kecil membeli makanan seperti bubur ayam. Tujuannya untuk menghindari penggunaan styrofoam.
  1. Membuat Mainan dari Kardus Bekas
    Ajak anak membuat mainan kereta-keretaan atau mobilan dari kardus bekas. Barang-barang bekas lainnya, seperti botol plastik, piring stirofoam dan lain-lainpun bisa menjadi barang baru. Anak pun belajar bahwa barang-barang yang dibilang sampah masih bisa berguna bila dimanfaatkan.
Mengajarkan anak mengenai recycling suatu benda. Bukan hanya dengan bermain2 saja, tetapi ajaklah anak untuk berkreasi dengan membuat mainan sesuai kreatifitas dan imajinasinya
  1. Membawa Tas Saat Berbelanja
    Menciptakan kebiasaan “anti kantong plastik” sebagai bentuk cinta pada lingkungan adalah kebiasaan yang diacungi jempol. Tularkan ini kepada anak Anda! Saat berbelanja ke pasar swalayan atau toko, minta juga dia untuk membawa tas belanja kesayangannya. Barang belanjaan yang ringan bisa Anda letakkan di dalam tasnya, katakan padanya “Kamu juga boleh membawa barang belanjaan kita. Kita tidak perlu pakai plastik ya, karena plastik di rumah sudah banyak sekali dan tidak terpakai.”
Ketergantungan kita terhadap kantong kresek masih sulit untuk dihilangkan, agak susah nih
  1. Mari Hemat Listrik
    Ajak anak mencintai lingkungan dengan cara menghemat penggunaan listrik. Ajarkan hal-hal yang mudah dan sederhana, seperti mematikan lampu saat meninggalkan ruangan atau tidak menyalakan lampu pada siang hari karena ada sinar matahari yang menerangi. Atau mematikan televisi langsung ke sumbernya (power off) –bukan posisi standby– bila sudah selesai menonton televisi dan komputer bila ia sudah selesai menggunakannya. Ajaran yang sama perlu Anda terapkan pula untuk berhemat pada baterei di mainannya. Hemat konsumsi energy, awet pula mainannya.
Hal ini perlu ditanamkan sejak kecil, selain menghemat energi, juga menghemat cost bulanan untuk pembayaran listrik. Biasanya anak kecil sehabis menonton tv langsung kabur begitu saja meninggalkan tv yg masih menyala. Ajarkan untuk mematikan alat elektronik melalui tombol power saja, jangan langsung mencabut kabel listrik, terlalu berbahaya
Tapi, dampak negatifnya mengajarkan anak mematikan alat elektronik adalah biasanya suka dijadikan mainan, suka menyalakan – mematikan berulang2
  1. Jalan Kaki atau Naik Sepeda Saat Bepergian
    Banyak manfaatnya bila Anda mengajak anak berjalan kaki atau naik sepeda. Anda mengajarkan padanya tentang mengurangi polusi udara yang keluar dari knalpot kendaraaan bermotor. Juga hemat bahan bakar dan sekaligus memberikan pengalaman menarik selama di perjalanan dengan mengamati pepohonan, jalanan dan aktivitas orang lain.
Bisa mengajak bepergian sambil bermain dengan bersepeda. Berbagai manfaat anak bersepeda diuraikan disini:
Manfaat Bermain Sepeda Bagi Anak & Faktor² Yang Harus Diperhatikan

Sumber : Kaskus

About these ads

6 thoughts on “10 Cara Ajak Anak Cintai Bumi

  1. M Mursyid PW November 22, 2011 pukul 4:42 pm Reply

    Weleh, Pak. Anak2 saya susah banget kalau diajak bersih2… he he he…!
    Salam, lama saya gak mampir ke sini. Moga tetep sehat selalu.

    • alwathaniyah November 30, 2011 pukul 9:39 am Reply

      hehehe.. maaf pak baru bales… mari kita ajarkan anak2 kita untuk love earth.. :) salam sehat…

  2. Indra Januari 7, 2012 pukul 1:06 am Reply

    how do I share this on facebook? thanks

    • alwathaniyah Januari 25, 2012 pukul 1:13 am Reply

      just copy this url on your facebook page

  3. Si X.. « Nayya's Blog Oktober 11, 2012 pukul 1:35 pm Reply

    [...] dari sini Like this:LikeOne blogger likes this. Posted in Nay'z, T.I.M. | Tagged cur.col, sosial, [...]

  4. Eko Srilaksono April 6, 2013 pukul 6:39 pm Reply

    saya sangat setuju kalau mainan anak sebaiknya sudah tidak menggunakan plastik lagi… sebenarnya orang tua sangat berperan untuk memilihkan mainan ini. Bahan mainan dari sisa2 kayu, kertas bahkan KARDUS sangat menarik untuk anak2, cuma kita mesti membiasakan anak2 mulai di rumah.
    Bisa dimulai dengan membuat mainan sendiri di rumah atau di sekolah, KARDUS sangat banyak di sekitar kita…Saya sudah mencobanya…silakan lihat di :
    Si Kambi : mainan anak jungkat jungkit dari KARDUS
    Selamat bermain KARDUS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: