Eduard Douwes Dekker & Ernest Douwes Dekker

Oleh: Fendik (admin)

Tulisan ini ditujukan kepada teman-teman guru IPS dimana saja khususnya  untuk pribadi saya sendiri yang salah persepsi dengan 1 nama douwes dekker dan siswa kelas 5 MI Islamiyah Alwathaniyah sebagai anak didik saya. Beberapa hari yang lalu saya menugaskan anak didik saya untuk mencari biografi tentang Douwes Dekker. Anak-anak secara berkelompok saya suruh search on internet mencari profil tokoh tersebut. Saya yang sebelumnya hanya memahami bahwa Douwes Dekker adalah tokoh yang mempunyai beberapa nama; Multatuli sebagai nama samaran ketika ia menulis buku Max Havelaar dan Danudirja Setiabudi pada waktu ia menjadi anggota Tiga Serangkai. Celakanya, persepsi saya adalah bahwa 2 nama lain tersebut merupakan 1 orang yang sama Douwes Dekker.

Alhamdulillah teknologi internet telah membantu saya untuk memahami bahwa ada 2 nama Douwes Dekker dalam sejarah Indonesia yaitu Eduard Douwes Dekker & Ernest Douwes Dekker. Terima kasih kepada Bu Alifia dalam blognya yang menuliskan tentang Douwes Dekker secara jelas.

Berikut Profil singkat-nya :

Eduard Douwes Dekker

(lahir di Amsterdam, Belanda, 2 Maret 1820 – meninggal di Ingelheim am Rhein, Jerman, 19 Februari 1887 pada umur 66 tahun), lebih dikenal dengan nama pena Multatuli, adalah penulis Belanda yang terkenal dengan Max Havelaar (1860), novel satirisnya yang berisi kritik atas perlakuan buruk para penjajah terhadap orang-orang pribumi.

Ernest Douwes Dekker

Nama Lengkap Dr. Ernest François Eugène Douwes Dekker (umumnya dikenal dengan nama Douwes Dekker atau Danudirja Setiabudi; lahir di Pasuruan, Jawa Timur, 8 Oktober 1879 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, 29 Agustus 1950 pada umur 70 tahun) adalah seorang pejuang kemerdekaan dan pahlawan nasional Indonesia.

Sumber :  alifia online & wikipedia

Iklan

2 thoughts on “Eduard Douwes Dekker & Ernest Douwes Dekker

  1. AL Februari 19, 2010 pukul 1:28 am Reply

    Wah senangnya ketemu lagi blog para guru..heheh…
    O ya, tentang Eduard Douwes Dekker, sebelumnya saya sempat menulis tentang Max Havelaar disini:
    http://alifiaonline.wordpress.com/2009/01/10/max-havelaar-atau-lelang-kopi-maskapai-belanda/

    • alwathaniyah Februari 19, 2010 pukul 3:47 am Reply

      Betul betul betul… hehehehe…
      bu alifia emang hebat.. tulisannya menarik dan bermanfaat..
      thanks for visiting us.. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: