Lagi Musim Cutat (Patel Lele)

Selamat pagi… Assalamu’alaikum

Sebelum masuk pada maksud tulisan diatas. Kami para dewan pengajar MI Islamiyah Alwathaniyah mengucapkan terima kasih kepada Pak Dhe dan jajarannya serta para pengunjung, karena Alhamdulillah hari ini kami mendapatkan berita menggembirakan yakni dapat juara harapan dalam Kontes Iklan Indonesia Bersatu yang diselenggarakan oleh BlogCamp.  Sekali lagi kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga. 🙂

Langsung pada judul diatas… Ya, kali ini tentang aktifitas anak-anak di pagi hari sembari menunggu bel masuk. Waktu 30 menit sebelum bel masuk yang sangat berharga bagi anak-anak ini dimanfaatkan untuk bermain bersama teman mereka. Permainan musiman sederhana yang sedang digemari saat ini adalah Cutat / Patel Lele.

Tampak sekali wajah ceria para siswa MI Islamiyah Alwathaniyah melakukan permainan ini. Permainan Cutat alias patel lele sangat digemari oleh hampir semua siswa. Permainan sederhana yang bisa dimainkan oleh siapa saja. Hanya bermodalkan 2 bilah kayu kecil (bambu), kita bisa bermain dengan beberapa teman. Bisa berkelompok, ataupun hanya 2 orang. Sungguh permainan yang murah tapi sangat bermanfaat. Dapat membentuk karakter siswa untuk saling bekerja sama, dan tentunya kita menjadi lebih sehat karena tubuh kita terus bergerak. 🙂

Permainan ini tidak hanya dimainkan sebelum bel masuk, biasanya mereka juga memainkanya ketika istirahat. Bahkan dirumah juga ada yang memainkannya. Benar-benar permainan yang murah tapi tidak murahan ya? 🙂

Bagaimana dengan anda? Apakah ada permainan musiman seperti yang ada di tempat kami? terima kasih sekali jika anda mau berbagi cerita disini. 🙂

Berikut berapa hasil jepretan kamera

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

Iklan

7 thoughts on “Lagi Musim Cutat (Patel Lele)

  1. riFFrizz November 13, 2010 pukul 3:13 pm Reply

    wah, jadi inget masa2 kecil, pas lagi seneng2nya maen patil lele

    • alwathaniyah November 14, 2010 pukul 8:16 am Reply

      Hehehe… sama mas.. saya dulu waktu kecil juga sering memainkannya. Kadang malah sampai lupa waktu.. hehehe

  2. sawali tuhusetya November 13, 2010 pukul 4:07 pm Reply

    bener banget, pak. permainan seperti ini bisa membuat kecerdasan otak anak jadi lebih seimbang. sayangnya, ruang utk bermain seperti ini utk kota2 besar nyaris sudah mulai menyempit.

    • alwathaniyah November 14, 2010 pukul 8:15 am Reply

      permainan seperti ini kalau tidak dibudayakan akan hilang tergerus perkembangan jaman pak sawali. 🙂

  3. miislamiyahkalilandak November 19, 2010 pukul 12:20 pm Reply

    Dulu saya pernah main mas….sekarang kayaknya kurang di minati…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: