Perpisahan dan Guru Baru

Pagi ini, warga madrasah harus merelakan salah satu gurunya untuk resign. Beliau adalah Ibu Miftahul Ilmiyah yang selama ini setia menemani anak-anak di kelas empat. Sosok Ibu guru yang cukup dekat dengan anak-anak. Namun harus rela meninggalkan tugas mulia ini karena suatu hal. Jarak rumah yang cukup jauh dari tempat ngajar, kondisi tubuh yang belum fit benar setelah 2 kali kandungannya gugur dalam waktu yang relatif dekat, membuat beliau memutuskan untuk fokus menjaga kandungannya. Semoga ini adalah jalan terbaik yang membuat kehidupan beliau lebih bahagia, amin.

Tangis haru mewarnai prosesi perpisahan ini. Terutama siswa kelas IV yang selama ini menjadi anak didiknya. Mereka merasa berat dan sangat sayang dengan wali kelasnya. Bapak/Ibu guru-pun tampak berkaca-kaca menahan air matanya. Semua sudah seperti keluarga, setiap kegiatan dilewati bersama. Semoga jalinan silaturahim tak-kan pernah putus.

Selain perpisahan, seluruh warga madrasah juga dikenalkan dengan guru baru yang menggantikan Ibu Miftah. Beliau adalah Ibu Khotimul Fitri Neneng, S.Pd.I. yang sebelumnya telah lolos mengikuti seleksi rekruitment guru baru. InsyaAllah dengan hadirnya Ibu Neneng, begitu panggilannnya. Semakin menambah semangat seluruh warga madrasah untuk belajar dengan lebih baik lagi. Amin…

Akhirnya kami seluruh civitas MI Islamiyah Alwathaniyah mengucapkan :

Selamat datang Ibu Khotimul Fitri Neneng, S.Pd.I, Selamat belajar dan berkarya bersama.

dan

Sampai Jumpa Lagi Ibu Miftahul Ilmiyah, S.Pd.I. Semoga kita dipertemukan kembali dengan keadaan yang lebih baik lagi. Sukses dan Sehat selalu. Amin..

 

3 thoughts on “Perpisahan dan Guru Baru

  1. miftahul ilmiah Januari 18, 2011 pukul 10:37 am Reply

    semua terasa sebentar ibu mengajar kalian, tetapi kesan yang dalam tertancap dalam hati….terima kasih anak-anakq semoga pertemuan kita yang tak lama memberikan manfaat bagi masa depan kalian smua…
    terima kasih juga kepada para dewan gur beserta para stafff tanpa kalian semua saya bukan apa-apa…..
    I love MIIW

  2. nitnot96 Januari 23, 2011 pukul 2:06 am Reply

    walaupun cuman membaca lewat artikel ini, tapi bisa merasakan apa yang terjadi disana…selamat buat ibu Miftah…pekerjaan guru adalah pekerjaan yang mulia…salam kenal…

    • alwathaniyah Januari 23, 2011 pukul 4:25 am Reply

      Memang jika tali silaturrahim udah terbentuk sedemikian rupa. Sangat menyedihkan jika harus berpisah,🙂. Terima kasih mas kunjungannya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: