PONDASI ITU SELALU TERSEMBUNYI

Rosul saw bersabda: “Sholat adalah tiang agama………”. Dari hadits tersebut Rosul mengibaratkan bahwa agama adalah tempat untuk berteduh. 

Sholat selain sebagai tiang agama juga dapat dikatakan sebagai identitas orang yang beragama islam. Sholat adalah ciri orang yang beragama islam, karena dalam agama lain tidak ada sholat.

Dalam bangunan rumah tiang dibutuhkan untuk menyangga atap. Sehingga bila telah ada atap jadilah sebagai tempat untuk berteduh. Disini puasa akan menjadi atap, yang dengannya hati menjadi damai dan sejuk. Kebiasaan manusia bila sedang berpuasa dia akan menjadi lebih rajin beribadah.

Ketika bangunan, tiang dan atap telah jadi , maka isi dalam bangunan rumah harus dibersihkan.

Zakat bisa sebagai pembersih harta dan hati kita. Dengan berzakat kita telah menghilangkan penyakit kikir, pelit dan serakah. Bila rumah tidak bersih maka akan menjadi sarang penyakit.
Anggaplah yang bukan haknya sebagai sampah, yang kalau tidak dikeluarkan benar-benar akan menjadi penyakit bagi diri kita.

Bangunan rumah akan lebih indah bila dilengkapi taman. Taman diperlukan sebagai tempat mendapatkan udara segar. Tidakwajib bagi yang berkantong pas-pasan, tetapi bagi yang mampu jelas suatu kewajiban. Dengan taman akan membuat suatu rumah kelihatan lebih indah dan sehat.

Jadi berhaji adalah suatu kewajiban bagi yang mampu.

Ketika bangunan telah berdiri dan kelihatan megah dan kokoh, ada satu yang kita tidak melihatnya. Pondasi bangunan adalah hal yang tak terlihat oleh kita. Seberapa kokoh pondasi menopang bangunan yang kokoh pula diatasnya. Jika pondasi tidak kokoh, pasti hanya kelihatan kokoh diluar dan rapuh di dalam. Dan kita akan melihat pondasi suatu bangunan kokoh atau tidak, bila terjadi gempa bumi. Kalau pondasi kokoh maka dia akan tetap bertahan, sebaliknya bila rapuh pasti porak-poranda.

Demikian pula manusia. Dia tidak dapat kita sebut seorang yang kuat beragama bila belum pernah mengalami suatu guncangan yang hebat. Bagaimana kita akan menyebut dia beragama kuat kalau kita belum pernah melihat dia mengalami suatu guncangan yang hebat pada dirinya.

Manusia dapat dikatakan beragama kuat kalau telah mampu menahan guncangan yang hebat pada dirinya.

Pondasi itu selalu tersembunyi. Pondasi adalah sesuatu yang tak terlihat yang menopang sesuatu diatasnya. Pondasi tak harus tampak, tetapi dia akan kelihatan kokoh atau tidak bila telah di uji. Kita baru akan tahu suatu pondasi kokoh / tidak kokoh setelah datangnya guncangan hebat.

Dua kalimah syahadat adalah pondasi pertama ketika seseorang baru masuk agama islam. Gampang dalam pengucapan, tetapi mempunyai makna yang sangat luas. Ketika seseorang telah bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bersaksi bahwa muhammad utusanNya, dia telah mempunyai kewajiban untuk menjalankan semua perintah dan menjauhi larangannnya. Kemudian menjadikan muhammad sebagai panutan dalam hidupnya.

Jadi dalam hidupnya dia pasrahkan kepadaNya. Demikian pula segala ibadahnya dan kematiannya. Ketika ujian datang dia akan berucap ” Tuhan tidak akan meberi ujian melebihi batas kemampuan hambaNya, seberat apapun ujian dipasrahkan kepadaNya”.

Pondasi itu syahadat. Syahadat itu iman. Kalau iman (pondasi) kuat, sehebat apaun guncangan, dia akan mampu menopang sesuatu diatasnya. Sehingga sesuatu diatasnya tetap kelihatan kokoh.
Wallahu a’lam.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: