Arsip Bulanan: Februari 2011

APAKAH KITA MASIH BISA TERSENYUM SETELAH MELIHAT INI!

APAKAH KITA MASIH BISA TERSENYUM SETELAH MELIHAT INI!

 

Pabrik batu bata Karkhla, Pakistan.

Farras Khan Shinwari, bekerja bersama kedua saudaranya di pabrik batu bata Karkhla 15 km timur Peshawar, Pakistan. Perang pengungsi, keluarganya meninggalkan Afghanistan untuk melepaskan diri dari kemiskinan untuk bekerja di pabrik untuk membayar.

Dari pagi untuk menghindari penguapan, hari mulai menyiram tumpukan tanah liat dan pencampuran dengan cangkul murni kemudian dengan tangannya sendiri merusak blok. Kurang dari satu euro sehari kerja 12 jam diikuti oleh manufaktur dan overhead bagian yang bergerak. saudara-Nya, 3 dan 2 tahun adalah landasan dari rantai produksi. Karena berat badan yang terbatas, bertanggung jawab untuk memberikan kembali ke batu bata, tanpa lipatan, ke udara dalam pengering. Baca lebih lanjut

Perjalanan Internet di MI Islamiyah Alwathaniyah

Perjalanan Internet di MI Islamiyah Alwathaniyah*

Internet sudah menjadi kebutuhan bagi warga MI Islamiyah Alwathaniyah, khususnya guru. Banyak hal yang didapatkan dari Internet. Mulai dari artikel dan bahan ajar untuk guru-guru, penugasan untuk anak-anak, hingga pemanfaatan internet untuk pembelajaran dikelas secara online. Dengan internet, tentu saja akses informasi yang didapatkan juga lebih cepat.

Lebih dari 3 tahun sudah MI Islamiyah Alwathaniyah terkoneksi internet. Mulai dari Telkomnet Instant dimana kami harus bersabar karena akses yang lambat (lemot), hingga kami berganti 3 x paket speedy. Memang pada awalnya cukup membebani anggaran madrasah. Tetapi dengan tekad yang kuat, kami harus belajar dan warga madrasah tidak boleh gaptek (gagap teknologi). Baca lebih lanjut

HotSpot Alwathaniyah

Satu langkah lebih maju. Mulai hari ini (5/2/2011), seluruh warga MI Islamiyah Alwathaniyah dapat merasakan fasilitas akses internet melalui Hotspot / Wifi. Dengan bermodal akses speedy paket socialia, akses internet telah dimanfaatkan dengan baik walaupun kecepatan bisa dibilang tidak begitu maksimal. Namun dari segi efektifitas, para guru mulai memanfaatkan fasilitas ini melalui laptop / gadget mereka. Jika sebelumnya mereka browshing internet dengan menggunakan kabel yang cukup merepotkan dan hanya bisa digunakan di kantor, kini mereka bisa mobile selama masih dalam range area hotspot tersebut. Baca lebih lanjut